Perjalanan Melintas Batas

perjalanan-lintas-batas

Kali ini saya akan menceritakan sedikit mengenai sebuah perjalan yang saya alami. ketika itu bersama dengan kelompok travelling yang di bentuk pada tahun 2009. Kami berencana ke salah satu objek wisata pantai di daerah Sukabumi. Ya benar Pelabuhan Ratu, merupakan tujuan kami saat itu. setelah beberapa persiapan sebelum keberangkatan kami siapkan segalanya. Kondisi Motor yang prima, Persiapan kondisi badan, perbekalan tak lupa kami siapkan pula.

Perjalanan kami mulai dari pukul 09.00 dari basecamp kami di Jl. RE Martadinata, Ciputat ke arah Pancawati, Ciawi yang merupakan checkpoint pertama kami. Perjalanan menuju checkpoint I tidak begitu memakan waktu lama, karena kami terbiasa melalui jalur tersebut. di Checkpoint I kami beristirahat sejenak, untuk Shalat Dzuhur dan sekedar makan untuk mengganjal perut, maklum perjalanan masih panjang. selain itu mengabarkan kawan yang tak bisa ikut pada saat itu.

Pukul 13.00 kami lanjutkan perjalan menuju tujuan pertama kami, yaitu salah satu pantai di daerah Pelabuhan Ratu. pada awal perjalan menuju jalur alernatif Bogor – Sukabumi kami tempuh dengan waktu sekitar 2 Jam. Kami sempat mengalami masaah karena pada jalur alternatif ini tak satu pun SPBU yang bisa kami temui, dan akhirnya salah satu Motor dari rombongan harus mengisi BBM eceran, ya di sini BBM eceran sangat membantu kami dalam perjalanan tersebut. selain itu, kami semat berhenti sejenak untuk mengabadikan salah satu momen saat melintas perbatasan Pelabuhan Ratu.

IMG-20121115-00018

Perjalanan kami di lanjutkan hingga sampai di Pantai Citepus. kami istirahat sejenak dan mulai beraksi di Pantai Citepus hingga Sun Set datang berikut beberapa foto kami yang sempat di abadikan di pantai Citepus.

CAM01951 CAM01963  IMG-20121115-00875 IMG-20121115-00028 CAM01998 

IMG-20121115-00875

Kami Berkemas dari Pantai Citepus pada pukul 18.00, yap pas sekali magrib, Tujuan kami selanjutnya adalah Desa Purwabakti, Pamijahan, Bogor. Alih – Alih mendapakan jalan alternatif terdekat untuk menghemat waktu tempuh malah kami mendapatkan waktu tempuh hingga 7 jam lebih, yap benar pukul 01.15 menit kami sampai di Desa Purwabakti.

Tak Pernah terbayangkan oleh kami dengan motor kota melewati jalan berbatu. coba anda bayangkan?? melintasi batas lelah diri kami, Tersesat di tengah hutan malam – malam, siapa yang gag takut?? Naik Gunung Turun Gunung. Depan Gelap, Kanan- kiri gelap,  belakang apalagi, penerangan satu – satunya adalah dari lampu motor kami.

Jatuh bangun karena slip ban bukan hal yang tidak mungkin mengingat motor yang kami gunakan adalah untuk perkotaan. Malam itu menjadi sebuah perjalanan melintas batas. mengapa?? Mulai dari melintasi batas kondisi badan kami, melintasi bantas kondisi kendaraan kami, dan melintasi batas kemampuan para warga.

dan akhirnya kami bisa sampai di tempat tanpa kurang sedikitpun. di sini maksud saya adalah memberi pelajaran bahwa

” SEGALA SESUATU YANG AWALNYA TIDAK MUNGKIN, AKAN MENJADI MUNGKIN  SELAMA KITA BERANI MELALUI SEMUA YANG ADA DI DEPAN KITA. “

Categories: Travelling | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Perjalanan Melintas Batas

  1. Teruskan perjuanganmu kawan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: